Marzuki: Kalau Ada Mark Up Banggar DPR, Ya Ditindaklanjuti KPK

Marzuki: Kalau Ada Mark Up Banggar DPR, Ya Ditindaklanjuti KPK

- detikNews
Kamis, 02 Feb 2012 13:15 WIB
Jakarta - Dugaan mark up dalam pembelian produk lokal untuk ruang banggar DPR masih ditelusuri. Ketua DPR Marzuki Alie pun mempersilakan KPK menindaklanjuti dugaan mark up tersebut.

"Kalau ada mark up ya ditindaklanjuti KPK," kata Marzuki usai pertemuan dengan Perangkat Desa di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (2/2/2012).

Sedangkan mengenai pemberian sanksi terhadap pemainnya, menurut Marzuki akan diberikan setelah inkrah. Marzuki menegaskan penggantian kursi impor dengan kursi lokal dinilai mahal. Jumlah Rp 4 miliar tersebut harus dikurangi lagi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya masih mahal Rp 4 miliar. Itu harus dikurangi apa yang membuat itu jadi mahal," imbuhnya.

Sedangkan mengenai audit BPKP terhadap banggar DPR, Marzuki enggan menjelaskannya. "Belum masuk. BPKP sedang bekerja," kata Marzuki.

Sementara itu, mengenai pernyataan Badan Kehormatan (BK) yang akan membeberkan pemain Banggar DPR pada 6 Februari mendatang, Marzuki tak mau ambil pusing. BK mengurusi kode etik anggota Dewan, bukan pelanggaran hukum.

"Nggak tahu itu tanya BK. Tunggu saja," pintanya.

(gus/vta)


Berita Terkait