"Buat antisipasi aja, kalau telat jadi nggak usah ngantre beli tiket lagi," kata Deasy (36) di stasiun Pondok Cina, Depok, Kamis (02/02/2012).
Hal itu diungkapkan Deasy saat mengisi Formulir Registrasi Pelanggan Kartu Commet (Commuter Electronic Ticket). Namun, dia belum tahu soal aplikasi tiket eletronik tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal senada juga diutarakan Pinta (43). Dia memilih kartu Commet agar tidak perlu beli tiket lagi saat menggunakan KRL.
"Biar pulang ngga mikirin lagi (beli tiket)," ujar Pinta yang baru saja membeli Kartu Commet.
Wanita yang setiap hari menuju stasiun Juanda ini mengaku tidak kesulitan dalam mendapatkan tiket Eletronik.
"Pas ngisi (formulir) juga nggak ribet, saya cuma ngisi formulir, ngasih fotokopi KTP, bayar Rp 238.000. Udah," ujarnya sambil menunjukkan kartu Commet.
Seperti diberitakan sebelumnya, tiket Elektronik atau kartu Commet (Commuter Electronic Ticket) telah diujicobakan dari kemarin. Sebanyak 15 ribu kartu telah dilepas.
Pada tahap awal ini, tiket elektronik itu berlaku di 35 stasiun, di antaranya Stasiun Bogor, Stasiun Cilebut, Stasiun Citayam, dan Stasiun Pondok Cina. Bulan April mendatang, jumlah tiket ditambah menjadi 35 ribu dan berlaku di 51 stasiun.
Dengan Tiket Eletronik ini diharapkan antrean pembelian tiket berkurang sehingga kenyaman pengguna KRL meningkat.
(gah/gah)











































