"Kita tidak bisa apa-apa, akhirnya akan banyak yang mengalihkan usahanya ke Laos atau Myanmar," kata Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofyan Wanandi dalam perbincangan di Jakarta, Rabu (1/2/2012).
Untuk kasus di Bekasi dan yang belakangan ini terjadi di Tangerang, sudah banyak pengusaha yang berpikir untuk memindahkan pabriknya ke Jawa Tengah atau Jawa Timur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang dikhawatirkan dari kasus ini sebenarnya bukan pengusaha besar. Tetapi kelas UKM-UKM, tentu akan berat bagi mereka memenuhi tuntutan kenaikan upah yang sampai 30 persen. Untuk kasus di Tangerang, Dubes Korea pun sudah mengirimkan surat terkait kasus ini. Umumnya pengusaha sepatu dan tekstil keberatan.
"Situasi seperti ini seharusnya tidak boleh, buruh membunuh dirinya sendiri. Hukum harus jalan dan harus ada jaminan keamanan," tuturnya.
(ndr/mad)










































