"Kejadiannya sekitar pukul 02.00 Wita di jalan raya depan Pospol Mamosalato. Ada 15 orang naik motor terus meledakkan bom ikan di jalanan," kata Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah AKBP Soemarno saat dihubungi detikcom, Rabu (1/2/2012).
Soemarno mengatakan, 15 orang ini melewati jalan raya tersebut sambil berteriak "Medco". Diduga pelemparan bom ikan ini terkait dengan kasus tewasnya warga saat unjuk rasa terkait perusahaan minyak JOB Pertamina-Medco di Pulau Tiaka, perairan teluk Tolo, Morowali, pada tahun 2011 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai meledakkan bom ikan sebanyak 3 kali, 15 orang itu kemudian melarikan diri. Peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa karena saat kejadian, situasi di lokasi dalam keadaan sepi.
"Nggak ada korban jiwa, nggak ada kerugian materil. Kita masih kejar pelakunya," ungkapnya.
(gus/nrl)











































