"Paling cepat hari ini. Paling lambat besok dibongkar," ujar Ketua BK M Prakosa saat dihubungi wartawan, Rabu (1/2/2012).
Menurutnya pelaksaan pembongkaran hanya dilengkapi dengan syarat administrasi. Di antaranya adalah surat yang meminta kepada pelaksana proyek untuk dilakukan penggantian perabot yang dipermasalahkan.
"Kemarin sudah (dilengkapi) yang akan di tindak lanjuti untuk segera dilakukan," ujar Prakosa.
Mengenai pembongkaran tersebut BK menyerahkan sepenuhnya kepada Sekjen melalui kepala biro pemeliharaan bangunan dan instalasi. Selain sekjen, kontraktor dan konsultan juga ikut melaksanakan pembokaran tersebut.
"Kita harapkan segera selesai, dan bisa fokus," jelasnya.
Mengenai siapa pengusul spesifikasi barang di ruang Banggar, Prakosa masih belum mendapat keterangan lengkap mengenai hal itu.
"Kecuali ada keterangan ada intervensi anggota dewan menitip. Itu baru bisa kita selidiki, sementara kita tidak dapat keterangan," ungkapnya.
(mpr/lh)











































