Kasatlantas Polrestabes Makassar, AKBP M Hidayat yang dihubungi detikcom menyebutkan pelaku penabrakan berantai ini belum mahir mengemudi. Saat ini warga Jl Dg Nai No 25 Makassar ini masih dirawat di RS Ibnu Sina karena ikut terluka akibat peristiwa yang disebabkan oleh dirinya.
"Pelaku tidak cakap mengemudi dan tidak memiliki SIM, kronologisnya pelaku menawarkan diri untuk memindahkan parkir mobil tersebut, sampai akhirnya menabrak 4 motor dari arah berlawanan," ujar Hidayat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seandainya mobil itu tidak menabrak pohon, mungkin badan saya sudah digilas, mobilnya kecepatannya kencang sekali mirip di film action," tutur Badrun.
Berikut nama-nama korban tabrakan berantai ini:
1. Supardi (30 tahun),Warga jalan Sunu mengalami luka di siku kiri dan kanan, serta lutut kanannya ikut lecet. Tidak dirawat di rumah sakit.
2. Muh. Yusuf, (17 tahun) warga Jl. Kandea III lrg.15 No 99, paha kanan patah, dagu lecet, pergelangan tangan kanan bengkak, dirawat di RS. Stella Maris.
3. Sulfiah (16 tahun) luka lecet lutut kiri dan siku kiri ikut lecet, dirawat di RS Stella Maris.
4. Umi (10 tahun) warga Jl Sunu, komp unhas blok px15, terluka di bagian sikut kanan, gejala muntah-muntah, kaki kiri dan betis kanan lecet, dirawat di RS Stella.
5. Badrun Dg Nompo (46th) warga jl.Lembo, gejala dada rasa sakit karena benturan, dirawat di RS Akademis.
6. Dg Intang, (36 tahun) mengalami betis kanan patah tertutup, dirawat di RS Akademis.
(mna/mok)











































