Pernyataan Ramadhan Pohan Soal 'ATM Ical' Dinilai Politis

Pernyataan Ramadhan Pohan Soal 'ATM Ical' Dinilai Politis

- detikNews
Selasa, 31 Jan 2012 15:05 WIB
Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie mempolisikan Ramadhan Pohan karena dituduh mencemarkan nama baiknya. Ical menilai pernyataan wasekjen Partai Demokrat itu bersifat politis.

"Saya kira itu politis, pernyataan Ramadhan Pohan tidak bisa dilepaskan dia sebagai wasekjen Partai Demokrat. Harusnya marilah kita bersaing melalui ide dan gagasan," kata Wasekjen Partai Golkar, Lalu Mara Satriawangsa.

Hal itu dikatakan Lalu saat melaporkan Ramadhan Pohan di Bareskrim Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Selasa (31/1/2012). Lalu ditemani sejumlah anggota tim kuasa hukum Ical.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lewat kuasa hukumnya, Ical melaporkan Ramadhan Pohan, dengan dugaan pencemaran nama baik pasal 310 dan 311 KUHP. Ical menilai pernyataan Ramadhan di JPNN online tanggal 6 Januari 2012 bahwa 'PT SMN adalah ATM Ical dan kelompoknya' telah merugikan ia sebagai pribadi dan ketua umum Golkar.

"Kita sudah somasi dan berikan tenggat waktu, tapi sampai tadi pagi saya sempat berpapasan dengan dia (Ramadhan) sepertinya tidak ada tanda-tanda itu. Ya, lebih bagusnya masuk ke ranah hukum," kata Lalu.

Sebagai sesama bekas orang media, Lalu menilai seharusnya Ramadhan sudah memiliki data sebelum menyampaikan pernyataan kepada pers. Menurutnya, hak imunitas Ramadhan sebagai anggota DPR juga tidak berlaku dalam kasus ini.

"Ini kan terbuka, kalau dia tidak bisa membuktikan pernyataannya, ya kelihatan kredibilitas dia," kata Lalu yang juga dikenal sebagai juru bicara keluarga Ical ini.

Akibat pernyataan Ramadhan di media, Lalu mengungkapkan, ia sempat di-SMS oleh sejumlah mahasiwa NTB yang mendemo kantor Bakrie. Dia juga mengetahui, di sejumlah demonstrasi terkait kisruh Bima juga terdapat selebaran yang merugikan Ical. Selebaran itu bersumber pada kutipan pernyataan Ramadhan di media.

"Ini sudah mendiskreditkan Pak Ical dan Golkar," kata Lalu yang juga keturunan NTB ini.

Apalagi, kata Lalu, ada juga pernyataan Ramadhan yang menyatakan bahwa PT SMN bukan ATM Golkar, tapi ATM Ical dan kelompoknya karena di Golkar banyak yang tidak suka Ical.

"Memang Ramadhan tahu internal Golkar? Ini jelas ingin mengadu domba internal Golkar," ujarnya.

(lrn/nal)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads