"Rayap bikin keropos. Ikan KOI kalau ngasih makannya tepat nggak jadi masalah, tapi kalau rayap bisa bikin kropos itu. Rayap itu harus disemprot sampai meninggal,"kata Sutan.
Hal ini disampaikan Sutan saat dihubungi wartawan, Selasa (31/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau keropos bagaimana pula kita bisa menang,"keluhnya.
'Rayap' dan 'parasit' di tubuh Partai Demokrat sepertinya kian banyak saja. Rayap itu tidak hanya berasal dari internal partai, namun juga ada yang berasal dari luar partai.
"Kita rapat awal tahun untuk membahas rencana konsolidasi partai, bahas program kerja, juga bahas makin banyak rayap baik yang parasit di dalam partai maupun rayap kiriman," kata Ketua DPP Bidang Hukum Partai Demokrat Benny Kabur Harman di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (31/1/2012).
Menurutnya Partai Demokrat telah mengidentifikasi rayap-rayap yang berkeliaran. Namun dia belum berani menyebut siapa rayap-rayap itu.
Sehubungan beberapa kader partai yang disebut terkait dengan kasus hukum, Partai Demokrat memilih menghormati proses hukum. Hal itu merupakan bagian dari komitmen partai untuk menegakkan ideologi hukum dan prinsip HAM.
"Kita hargai proses hukum dan menyerahkan ke hukum untuk menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi," kata Benny.
(van/gah)











































