"Yang mendaftar calon anggota komisioner sedikit. Nggak laku jualan saya ini. Komisioner KPU saja sampai 600 orang. Padahal sekrang masih banyak pelanggaran HAM," ujar Jimly.
Jimly mengatakan itu usai diskusi "Proyeksi Awal Tahun: Harapan dan Tantangan Komisi Yudisial" di Gedung Komisi Yudisial, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa (31/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dulu pelanggaran HAM orang nggak berani tapi sekarang biasa saja. Aktornya makin berkembang. Keadaan kita gawat," terang Jimly yang mengenakan kemeja putih, dasi coklat dibalut jas coklat ini.
Jimly menambahkan, calon anggota komisioner Komnas HAM yang lolos seleksi akan diumumkan pukul 17.00 WIB hari ini. Pihaknya akan memilih 30 orang dan diserahkan ke DPR.
"Hingga hari ini hampir sekitar 100 orang mendaftar," kata mantan Ketua MK ini.
Jimly mengutarakan, alasan minimnya pendaftar anggota komisioner Komnas HAM karena komisioner Komnas HAM tidak menarik lagi seperti masa Orba dan sudah banyak lembaga lain seperti KPK dan KPU. Kedua, kewenangan Komnas HAM sudah banyak saingannya jadi dianggap tidak penting.
(nik/nrl)










































