BNN dan Kemenhub Perketat Tes Narkotika Bagi para Pilot

BNN dan Kemenhub Perketat Tes Narkotika Bagi para Pilot

- detikNews
Selasa, 31 Jan 2012 13:39 WIB
BNN dan Kemenhub Perketat Tes Narkotika Bagi para Pilot
Jakarta - Berkaca dari kasus mantan Pilot Lion Air, A, yang tertangkap karena menggunakan shabu. Kementerian Perhubungan akan memperketat pemeriksaan narkotika kepada para pilot. Kementerian Perhubungan dan BNN gelar razia narkoba bagi para pilot.

"Pemeriksaan kesehatan dan narkoba biasanya dilakukan 6 bulan sekali, sekarang lebih diperketat menjadi sebulan sekali khusus untuk narkotika," jelas Kepala Humas Badan Narkotika Nasional (BNN), Kombes Pol Sumirat Dwiyanto, kepada detikcom, Selasa (31/1/2012).

Menurut Sumirat, kerjasama itu dilakukan dengan menggandeng BNN yang memiliki kewenangan untuk melakukan pemeriksaan. Secara teknis, pemeriksaan dapat dilakukan dengan beragam cara. Dari mulai tes urine, air liur, dan tes rambut para pilot.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Disamping itu tentu perlu juga dilakukan psikotes kepada para pilot, apakah itu saat akan menerbangkan pesawat atau landing," kata Sumirat.

Kerjasama yang dilakukan tersebut selain untuk membawa keamanan serta peningkatan kenyamanan para penggunan transportasi publik, menargetkan zero accident yang ada di lingkungan Kementerian Perhubungan, baik itu transportasi darat, laut, dan udara.

Selain menggandeng Kemenhub, BNN juga akan melakukan kerjasama dengan Polri untuk menggelar razia bersama bagi para pengguna kendaraan bermotor.

Teknis kerjasama adalah dengan menggelar razia kepada para pengguna jalan. Pemeriksaan dilakukan secara acak kepada mereka yang dicurigai mengkonsumsi narkotika.

"Selain kelengkapan surat juga akan diperiksa apakah mereka menggunakan narkotika atau tidak," jelas Sumirat.

Ini berkaca dari kasus Afriyani Susanti (29) yang mengendari mobil dalam kondisi dalam pengaruh narkotika.

"Kita tidak ingin hal serupa terulang lagi dan berakibat kepada hilangnya nyawa," tuturnya.

(ahy/lh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads