"Setiap bertemu dia selalu menyampaikan ingin bertemu dengan keluarga korban. Dia ingin menjadi bagian dari keluarga mereka, ingin dimaafkan," kata Kuasa Hukum Afriyani, Efrizal, kepada detikcom, Selasa (31/1/2012).
Namun, kata Efrizal, sebagai kuasa hukum Afriyani dirinya merasa khawatir apabila keinginan tersebut dilaksanakan. "Saya bilang ke dia itu tidak mungkin, karena yang dihadapi bukan keluarga tapi massa," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai kabar yang menyebutkan bila Afriyani akan dirujuk ke Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Efrizal mengatakan pihaknya belum mendapati kabar tersebut. "Kayaknya enggak ke sana, karena kan dia pakai (narkotika) cuma sekali itu saja," tegasnya.
Afriyani mengemudikan Xenia usai berpesta narkoba di kelab malam Stadium, Jl Hayam Wuruk, Jakarta Pusat sebelum akhirnya menabrak para pejalan kaki. Afriyani kehilangan kendali saat itu, diduga berat karena terpengaruh narkotika. Kecepatan kendaraan saat itu diperkirakan mencapai 90 km/jam.
(ahy/lh)











































