Ruang Banggar DPR Rp 20 M Dibongkar Siang Ini

Ruang Banggar DPR Rp 20 M Dibongkar Siang Ini

- detikNews
Selasa, 31 Jan 2012 11:06 WIB
Ruang Banggar DPR Rp 20 M Dibongkar Siang Ini
Jakarta - Pembongkaran perlengkapan impor ruang Banggar DPR yang menelan biaya Rp 20 M dimulai. Kursi impor buatan jerman akan diganti dengan kursi lokal, siang ini.

Pergantian kursi impor ini tak menemui masalah berarti. Karena kontraktor yakni PT PP (Persero) sudah bersedia mengganti kursi impor tersebut.

"Kita melihat ada masalah, kita kembalikan tidak ada masalah. Kita kembalikan. Penggantinya sesuai yang kita sarankan produk lokal berkualitas bagus dan juga harga jauh lebih memadai," kata Ketua BK DPR, M Prakosa, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (31/1/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

BK juga sudah berpesan agar kursi baru ruang Banggar lebih murah. Sehingga tidak terus memancing kontroversi.

"Ada dua kata yang tidak boleh yaitu tidak boleh mewah dan tidak boleh impor," ingat Prakosa.

Ia berharap Kesekjenan DPR segera menuntaskan masalah ini. Agar citra DPR lekas pulih dari kritik keras publik menyangkut ruang rapat baru Banggar DPR.

"Yang penting kursi ini hari ini bertahap. Bahwa tidak ada lagi masalah. Jadi siang ini sampai besok mudah-mudahan sudah selesai,"tandasnya.

Perlengkapan ruang baru Banggar DPR akan diganti dengan barang produk lokal. Karena ruang Banggar DPR memang dilengkapi produk impor dari seluruh belahan dunia.

"Kemarin dalam pertemuan dengan sekjen telah disepakati bahwa renovasi ruang Banggar perlu dimodifikasi agar tidak mewah. Dengan mengganti komponen mewah impor dengan barang produk dalam negeri yang lebih bagus," ujar Wakil Ketua BK DPR, Siswono Yudho Husodo, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (26/1/2012).

Siswono pun membeberkan rincian asal furnitur ruang Banggar DPR. Rincian diperoleh dari konsultan pembangunan ruang rapat Banggar DPR.

"Kursi dari Jerman, lampu dari Belanda, TV video wall dari Korea dan karpet dari Amerika. Semua akan diganti dengan barang bagus dari dalam negeri," paparnya.

(van/gah)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads