"Sapu-sapu atap pemasangannya bulan Februari. Karena kondisinya hujan," ujar Kepala Penertiban Daops I PT KAI, Akhmad Sujadi, kepada detikcom, Senin (30/1/2012).
Menurut Sujadi, pemasangan sapu-sapu atap dilakukan pada malam hari yakni mulai pukul 00.00 WIB-04.00 WIB. Pemasangan dilakukan jika KRL tidak digunakan karena kereta menggunakan listrik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Sujadi menargetkan pemasangan sapu-sapu atap di KRL Bogor-Jakarta dan sebaliknya pada 31 Januari besok.
Sapu-sapu atap berbentuk seperti sapu lidi. Alat ini akan dilumuri bahan cair yang tidak disukai manusia namun tetap aman. Untuk perawatannya, sapu-sapu atap yang menggunakan kain webbing cukup disemprot dengan menggunakan tongkat panjang dan dipompa.
Sebelumnya, PT KAI telah melakukan berbagai cara untuk mengusir atapers alias orang yang suka naik ke atap KRL. Misalnya saja dengan menggunakan cat semprot, anjing pelacak, ustaz dan marawis untuk merayu atapers turun dari atap kereta. Namun semuanya tak efektif mengusir atapers. Alat bola-bola beton sukses untuk menghalau atapers kereta diesel rute Cikampek-Bekasi.
(nik/vta)










































