Belanda Larang 'Balap Sperma'

Belanda Larang 'Balap Sperma'

- detikNews
Rabu, 28 Jul 2004 16:17 WIB
Den Haag - Siapa bilang bahwa pemerintah tak bisa melarang programa televisi yang bertentangan dengan etika dan moral? Di negeri Belanda hal itu bisa. Reality show 'Balap Sperma' di sana dilarang.Pemerintah Belanda sudah ancang-ancang untuk melarang penyiaran programa televisi yang isinya melabrak nilai-nilai etika dan moral yang dianut sebagian besar rakyatnya, yakni moral Kristen. Programa tersebut adalah Balap Sperma (Sperm Race), sebuah reality show produksi Endemol International, raksasa produsen televisi di negeri itu. Balap Sperma isinya betul-betul balapan antarsperma alias benih pria. Tentu saja sirkuitnya pun disesuaikan, yakni dalam medium tembus pandang berukuran 2,5 cm. Peserta dengan sperma tercepat, dialah yang jadi juara. Kabarnya hadiah yang disediakan untuk micro-entertainment ini adalah sebuah sedan Porsche.Pihak Ministerie Volksgezondheid, Welzijn en Sport (VWS) atau Kementerian Kesehatan Rakyat, Kesejahteraan dan Olahraga menyatakan siap menindak jika programa itu jadi disiarkan di Belanda. "Menurut UU (programa seperti itu) tidak boleh," demikian pernyataan badan pemerintah setara Depkes itu.Sedangkan dua anggota parlemen, Joop Atsma dan Henk Jan Ormel, dari partai Christen Democratisch Appel (CDA) yang kini berkuasa, juga tegas menolak penayangan programa itu. Mereka menunjuk ke Embryowet (UU Embrio) yang melarang komersialisasi sperma (pria) dan sel telur (perempuan). Partai pimpinan PM JP Balkenende itu secara resmi Selasa (27/7/2004) kemarin, telah menyeru kabinet untuk mempelajari dan menyiapkan cara bagaimana menghentikan rencana grup Endemol itu. Bila perlu partai ini akan mengupayakan sampai di level Uni Eropa.Apa reaksi Endemol setelah dari politik tegas menolak produknya? "Ah, masih belum pasti apakah programa itu jadi ditayangkan. Tentu saja ide harus tetap dalam bingkai UU, peraturan dan norma kesopanan," kata jurubicara rumah produksi raksasa milik Joop van den Ende dan John de Mol (nama Endemol diambil dari nama belakang mereka, red).'Gagal tayang' yang dialami Endemol di negerinya sendiri itu merupakan kali kedua. Sebelumnya produksi mereka I Want Your Baby juga kandas setelah mengundang kontroversi dan ditentang masyarakat.Terbukti, di negeri yang menganut faham hidup bebas seperti Belanda, programa televisi yang tidak sesuai dengan norma kesopanan dan moral agama yang dianut rakyatnya, bisa digagal-tayangkan. Jadi, siapa bilang televisi atau media apa saja bisa bebas sebebas-bebasnya menyuguhi masyarakat dengan produk-produknya? (es/)


Berita Terkait