"Dia sekarang rajin berpuasa, kalau malam-malam tahajud. Dia sangat menyesali perbuatannya," kata Efrizal selaku pengacara Afriyani saat berbincang dengan detikcom, Minggu (29/1/2012).
Efrizal juga menepis isu perihal Afriyani bunuh diri di tahanan. Menurut Efrizal, berita tersebut bohong adanya. "Dia nggak mungkin melakukan seperti itu, sangat jauh lah," kata Efrizal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, pemeriksaan terhadap kliennya yang dilakukan secara maraton dalam waktu yang panjang, sangat tidak mungkin membuat Afriyani mengambil jalan pintas untuk menyelesaikan persoalannya dengan cara bunuh diri.
"Dia itu kalau diperiksa misalnya jam 12 siang itu bisa sampai 12 malam karena penyidik memeriksa secara maraton. Satu sisi harus diperiksa untuk kasus laka, di sisi lain harus diperiksa untuk kasus narkotika," jelas Efrizal.
Sementara itu, seorang pedagang yang sering mengantarkan makanan ke tahanan Narkoba Polda Metro Jaya mengungkapkan hal berbeda. "Waktu awal-awal ditahan, dia mau bunuh diri. "Dia ditahannya pisah dari temannya yang lain. Kalau temannya yang perempuan waktu itu sempat dibawa ke Dokkes," ujar si pedagang.
(mei/lh)











































