Sudan Tidak akan Tinggal Diam Jika Pasukan Asing Masuk

Sudan Tidak akan Tinggal Diam Jika Pasukan Asing Masuk

- detikNews
Rabu, 28 Jul 2004 14:35 WIB
Jakarta - Pemerintah Sudan mengingatkan tidak akan tinggal diam terhadap setiap pasukan asing yang masuk ke negeri itu untuk menghentikan konflik di wilayah Darfur. Peringatan itu disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Sudan, Mustafa Osman Ismail pada lawatannya ke Turki.Hal ini disampaikan di tengah meningkatnya tekanan internasional terhadap pemerintah Sudan, sehubungan dengan krisis kemanusiaan yang berlangsung di Darfur.Para Menlu Uni Eropa, kemarin mengatakan bahwa mereka akan mendesak adanya sanksi PBB atas Sudan, jika negara itu tidak mengambil langkah untuk menghentikan konflik Darfur. Krisis ini telah menyebabkan lebih dari satu juta orang meninggalkan rumah mereka."Kami tidak mencari konfrontasi dan kami berharap bahwa kami tidak akan didesak," tutur Mustafa Osman Ismail. "Namun jika kami diserang, sudah pasti kami tidak akan duduk berdiam diri, kami akan membalas," tegasnya.Setidaknya 30 ribu orang, kebanyakan dari mereka suku kulit hitam Afrika, telah terbunuh di Darfur selama konflik yang telah berlangsung 15 bulan. Dan sekitar 2 juta penduduk sangat membutuhkan bantuan pangan dan medis segera.Uni Eropa, Amerika Serikat dan kelompok-kelompok kemanusiaan menuduh pemerintah Sudan mendukung milisi di Darfur. Tudingan ini berkali-kali telah dibantah pemerintah Sudan. (ita/)


Berita Terkait