Informasi yang dikumpulkan detikcom, Kamis (27/1/2012) 113 kontainer limbah itu masuk bertahap sejak pekan lalu. "Masuk secara bergelombang," terang sumber detikcom di Tanjung Priok yang enggan disebutkan namanya.
Kontainer limbah itu dalam dokumen tertulis bukan zat berbahaya, hanya logam saja. Namun pihak berwenang tidak percaya dan curiga. Setelah diperiksa ternyata berisi bahan mengandung B3.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencananya, temuan ini dirilis pihak KLH dan Kementerian Keuangan pada Sabtu (28/1) besok. Dalam pesan singkat yang dikirim kepada wartawan, Humas KLH Dida Gardera menyampaikan Menteri Keuangan Agus Martowardojo dan Menteri LH Baltazar Kambuaya akan hadir dalam pengungkapan temuan impor limbah berbahaya itu.
(ndr/nrl)










































