Polisi Ingin Libatkan Tokoh Agama & Masyarakat Selesaikan Konflik Bima

Polisi Ingin Libatkan Tokoh Agama & Masyarakat Selesaikan Konflik Bima

- detikNews
Jumat, 27 Jan 2012 12:55 WIB
Jakarta - Aparat kepolisian menyayangkan aksi massa membakar Kantor Bupati Bima dan membebaskan 50 tahanan di Rutan Bima. Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Mabes Polri, Kombes Boy Rafli Amar, berharap ada jalan tengah menyelesaikan konflik itu.

"Tentu kita sayangkan tindakan kekerasan yang dilakukan sebagian masyarakat kita. Tentu ini bertentang dgn nilai-nilai hukum dan kita tidak mengingingkan ini terjadi," kata Boy, dalam jumpa pers di Mabes Polri Jl Trunojoyo, Jakarta, Jumat (27/1/2012).

"Karena itu untuk tokoh agama dan tokoh masyarakat di sana kita berharap mencari solusi damai menyelesaikan setiap masalah," lanjutnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Boy, aksi anarkis tersebut merugikan banyak pihak. Ke depan, aksi unjuk rasa diharapkan bisa disampaikan dengan damai.

"Cara-cara kekerasan ini kita sayangkan. Kalau ada aspirasi-aspirasi yang tidak sejalan, kita berharap ada solusi hukum dalam penyelesaiannya," terang Boy.

Terhadap 50 orang tahanan yang kabur, Boy mengimbau agar mereka mau menyerahkan diri. "Kita sedang mengimbau untuk serahkan diri pada pihak kepolisian. Semuanya sudah tercatat dan data-datanya sudah ada. Kalau ini tidak diselesaikan secara tuntas tentu akan merugikan masyarakat sendiri," ujar Boy.

(lrn/lrn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini