Bupati Garut akan Undang Ilmuwan Bahas Harta Karun di Sadahurip

Bupati Garut akan Undang Ilmuwan Bahas Harta Karun di Sadahurip

- detikNews
Jumat, 27 Jan 2012 11:45 WIB
Bupati Garut akan Undang Ilmuwan Bahas Harta Karun di Sadahurip
Jakarta - Benarkah ada harta karun berbentuk benda purbakala berusia ribuan tahun di Gunung Sadahurip, Garut, Jawa Barat? Para ilmuwan beda pendapat soal ini. Bupati Garut, Aceng HM Fikri, pun berencana mengundang para ilmuwan untuk membahas soal harta karun ini.

"Masih ada hipotesa yang berbeda antara arkeolog Pak Sujatmiko (dari ITB) dengan Tim Katastropik Purba. Pak Miko bilang tidak ada apa-apa, tapi Tim mengatakan berdasarkan hasil uji karbon tanah diperkirakan ada yang berusia sekitar 9.500 tahunan. Juga ada patahan Bumi yang tidak wajar di sana," kata Aceng dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (27/1/2012).

Dia menegaskan dirinya bukanlah orang yang berwenang memutuskan ada tidaknya benda pubakala berusia ribuan tahun di GUnung Sadahurip. Yang berwenang menyampaikan adalah peneliti dan institusi terkait.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Paling saya ini mengundang para pihak apakah itu dari pusat arkeologi atau badan kepurbakalaan nasional atau para pakar untuk duduk satu meja. Nah nanti semuanya mengemukakan hasil dari penelitiannya," jelas Aceng.

Dari hasil duduk bersama itu akan diambil langkah bersama. Misalnya apakah dengan membentuk tim peneliti yang lebih lengkap yang terdiri dari Tim Katastropik Purba, arkeolog dan tim peneliti dari negara lain yang penah menyampaikan minatnya.

"Soal kabar ini sudah mengundang perhatian banyak pihak. Karena itu akan segera saya undang semuanya. Karena masyarakat juga perlu kepastian dari hasil penelitian ini, terlepas dari terbukti ada benda pubakala atau tidak. Kepastian itu sedang ditunggu," papar Aceng.

Kapan dilakukan, bulan depan? "Mudah-mudahan Februari," ucap Aceng.

Sebelumnya, Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana, Andi Arief, yakin ada bangunan bersejarah ditemukan di pegunungan di Garut. Umur bangunan yang terpendam dalam gunung itu diyakini lebih tua dari Piramida Giza di Mesir.

Namun keyakinan Andi Arief dan timnya tersebut diragukan kalangan lainnya. Arkeolog UI, Irmawati M Johan, menyebut bangunan tertua di Indonesia yang ditemukan dan sudah diteliti berdasarkan bukti ilmiah adalah candi yang dibangun pada abad 7 Masehi. Belum ada bangunan yang ditemukan sebelum era Masehi.

Sekadar catatan, Piramida Giza di Mesir selama ini dikenal sebagai piramida tertua dan terbesar dari 3 piramida yang ada di Nekropolis Giza. Dipercaya bahwa piramida ini dibangun sebagai makam untuk firaun dinasti keempat Mesir, Khufu, dan dibangun selama lebih dari 20 tahun dan diperkirakan berlangsung pada sekitar tahun 2560 sebelum Masehi.

(vit/nrl)


Berita Terkait