"Ya (masih) sampai sekarang. Tentu-tentu (antisipasi)," kata Jafar kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (27/1/2012).
Meski begitu Jafar membeberkan pemeriksaan sidang M Nazaruddin memang diperbincangkan di internal partai. Namun apakah akan dicopot atau diberhentikan sementara, menurut Jafar tidak ada pembicaraan soal itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara soal isu Djoko Suyanto akan menggantikan Anas, Jafar mengatakan hal itu tidak diperbincangkan termasuk tokoh-tokoh lainnya yang disebut-sebut akan menggantikan Anas.
"Tidak, tidak ada perbincangan (Djoko). Juga Pak EE Mangindaan enggak ada perbincangan," tandasnya.
Isu pelengseran Anas mencuat karena namanya terus disebut dalam kasus suap pembangunan Wisma Atlet di Palembang. Mantan bendahara PD Nazaruddin terus mengungkap keterlibatan Anas dalam kasus itu.
(feb/did)











































