Tiga dari lima perampok tewas, setelah beberapa saat baku tembak dengan para polisi.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.00 tadi, diawali adanya informasi lima perampok yang menggunakan senjata api dan tajam di Toko Star Fashion. Mendapatkan informasi tersebut, para petugas dari Polresta Palembang, yang jaraknya sekitar satu kilometer dari lokasi, langsung mengepung lokas perampokan.
Mengetahui aksinya diketahui petugas, para perampok kemudian menyandera seorang karyawan. Sebelum baku-tembak, polisi sempat memberikan peringatan. Peringatan itu bukan membuat para perampok
menyerahkan diri, justru mereka membalasnya dengan tembakan. Aksi baku tembak pun berlangsung sekitar 10-15 menit.
Tiga dari lima perampok pun tewas di tempat. Sedangkan dua lainnya
berhasil meloloskan diri.
Peristiwa cukup mencekam. Apalagi di sekitar lokasi sejumlah mahasiswa
baru selesai kuliah. Setelah peristiwa itu, massa pun membludak,
sehingga Jalan Ahmad Yani mengalami kemacetan. Massa mulai beransu
sepi setelah ketiga mayat perampok dibawa ke RS Moehammad Hoesin
Palembang.
Kapolresta Palembang Kombes Pol Sabarudin Ginting yang
didampingi Kompol Frido Situmorang, kepada pers mengatakan para
penjahat itu mau merampok perhiasan dan barang beharga di Toko Star
Fashion.
“Tapi petugas kita cepat bergerak, mengempung mereka, dan
berhasil melumpuhkan tiga pelaku,” katanya.
Sementara dua pelaku yang berhasil meloloskan diri, kata Sabarudin,
saat ini dalam pengejaran.
(tw/fjp)











































