Saat digiring ke mobil tahanan KPK, Wa Ode yang mengenakan jilbab merah dan baju hitam itu berbicara panjang pada wartawan. Dia merasa tidak bersalah, termasuk saat ditetapkan sebagai tersangka.
"Meskipun sekarang saya berbesar hati dan ikhlas saya sadar apa yang saya lakukan adalah risiko dalam memperbaiki sistem yag buruk di negeri ini," kata Wa Ode di Gedung KPK, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Kamis (26/1/2012).
Politisi PAN ini mengatakan, apa yang terjadi pada dirinya merupakan hikmah. Dia akan berusaha tetap damai dan menganggap penahanan ini sebagai sebuah pengorbanan.
"Dan saya ikhlas menerima konsekuensi malam hari ini, saya akan ditahan meski demikian saya menolak untuk menandatangani berita acara penahanan, karena saya merasa ini dari awal tidak adil," jelasnya.
Wa Ode juga menegaskan, bukti-bukti soal keterlibatan empat pimpinan banggar sudah diserahkan ke KPK. Dia menyerahkan pada publik yang menilai mereka.
"Data simulasi yang dilanggar pimpinan banggar semua sudah saya smpaikan ke penyidik. Saya tidak pernah menerima suap, meskipuin ada pencobaan justru saya orang yang menolak," paparnya.
(mad/fjp)











































