"Katanya dipicu sengketa lahan. Tapi kita belum tahu detail permasalahannya," ujar Kepala Bagian Operasi Polres Jakarta Pusat, AKBP Abdul Karim, saat dihubungi wartawan, Kamis (26/1/2012).
Karim memperkirakan ada sekitar 100 orang warga yang terlibat dalam tawuran tersebut. "Tapi kita belum tahu dari pihak mana, warga mana saja. Masih kita selidiki," kata Karim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masih kita dalami lagi apa peran dia. Tadi juga sempat terjadi lempar-lemparan batu. Keduanya sudah dibawa ke Polres Pusat," ujarnya.
Untungnya, tidak ada fasilitas yang rusak dalam kejadian itu. Polisi juga akan disiagakan di daerah itu.
"Nanti akan kita tempatkan petugas biar tidak ada bentrokan ulang," jelasnya.
(fiq/gah)











































