"Warga di sini mulai resah dan khawatir, setelah warga kami bernama Rohmat. Meninggal bukan karena flu burung, tetapi dari hasil laboratorium Rohmat positif H1N1 atau flu babi," kata Lurah Mekar Jaya, Ahmad Peno Kamis (26/1/2012).
Menurut Ahmad, rasa khawatir warga sekitar dan pihak keluarga, muncul. Saat peti jenazah Rohmat diberitahukan RSUD Tangerang, tidak boleh disentuh usai tiba di rumah duka.
Pada Selasa (24/1/2012) pihak keluarga baru mendapatkan kabar penyakit yang diderita pelajar kelas III STM Yapika, Legok, Kabupaten Tangerang itu, terindikasi positif flu babi. Muncul dugaan itu, karena di sekitar kampung tempat tinggal Rohmat, terdapat beberapa warga yang memelihara babi, termasuk kampung tetangga, Desa Ciodeng RT 12 RW 04, Mekarjaya. Warga di sana memiliki puluhan ekor babi yang dipelihara secara liar.
"Mereka secara tradisional memelihara babi itu," kata Ahmad.
(anw/anw)











































