Saling serang terjadi antar kedua warga negeri ini. Bahkan sampai dini hari tadi kondisi dua desa masih tegang meski tidak terlihat lagi kosentrasi massa. Aparat keamanan dari TNI dan Polri sudah diturunkan di perbatasan kedua desa. Upaya mediasi juga telah dilakukan untuk mendamaikan pertikaian tersebut.
Pertikaian warga yang nyaris melebar itu dipicu oleh kesalahpahaman antara Brigadir Alence Yohanes dengan kelompok pemuda asal Siri Sori Amalatu. Awalnya istri Alence Yohanes yang melewati jalur Desa Siri Sori tepatnya di kawasan Waehenahia, dicegat sekelompok pemuda desa itu. Waehenahia merupakan daerah perbatasan antara Desa Siri Sori Amalatu dengan Desa Ulath.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak tahu siapa duluan yang memulai, tiba-tiba terjadi perang mulut antara kelompok pemuda di Waehenahia dengan anggota Polsek Saparua itu. Merasa tak dihargai, Yohanes emosi. Parang pun melayang ke arah Yohanes. Dia lantas menangkis tebasan parang itu dengan tangan kirinya. Tangan Yohanes nyaris putus. Mendengar Yohanes diserang, sekelompok warga Desa Ulath, datang menuntut balas. Yohanes berasal dari Desa Ulath. Untung aparat keamanan berhasil mencegah amukan massa yang nyaris memasuki Desa Siri Sori Amalatu.
(anw/anw)











































