Salah satunya adalah anggota Dewan Pembina PD Hayono Isman. Hayono meminta Anas fokus dengan kasus Nazaruddin dan meminta Anas mempertimbangkan untuk nonaktif dari Ketum PD.
Meski tak secara terbuka dibocorkan, namun Dewan Pembina PD telah menyepakati upaya penyelamatan PD mendesak dilakukan. Upaya penyelamatan PD dibebankan kepada Ketua Dewan Pembina PD, SBY.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Upaya penyelamatan PD menjadi isu panas di internal partai biru ini. Apalagi citra PD terus rontok, jatuh di bawah dominasi PDIP dan Golkar menurut survei terbaru internal PD.
Sejumlah elite PD ikut menendang isu-isu yang kian memanaskan suhu politik internal PD. Sebut saja Hayono yang meminta Anas mempertimbangkan nonaktif dari Ketum PD, atau Waketum PD Max Sopacua yang bahkan memunculkan Djoko Suyanto sebagai pengganti Anas Urbaningrum.
Orang-orang terdekat Anas pasang badan. Sebut saja Wasekjen PD Saan Mustopa yang menegaskan tak ada yang meminta Anas mundur, termasuk Presiden SBY.
Lalu langkah penyelamatan PD seperti apa yang ditempuh SBY? Sementara saat SBY memanggil Anas bersama Sekjen PD Edhie Baskoro Yudhoyono pada Selasa (24/1) malam, yang juga putra mahkota di PD, tidak disinggung pengunduran diri Anas atau penyelamatan PD yang konkret.
Apakah SBY akan mengabulkan permintaan sejumlah anggota Dewan Pembina PD untuk meminta Anas mundur? Atau solusi yang lain?
"Dewan pembina itu bulat, kita serahkan sepenuhnya sama beliau. Beliau sangat berpengalaman," komentar Marzuki, pesaing Anas pada Kongres PD 2010.
(van/nrl)











































