"Dengan adanya berita ini, terpukul sekali saya," tutur Yurneli sambil terisak, saat ditemui wartawan di Kafe Bengawan Solo, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2012) malam.
Dengan mata sembab dan sedikit terisak, Yurneli menuturkan bahwa Afriyani langsung menelepon dirinya beberapa saat usai kecelakaan terjadi. "Bunda, tolong aku. Aku dapat musibah, tolongin bunda. Ini lagi diproses di Pos Laka Lantas Polsek Gambir Lapangan Banteng," ucapnya menirukan perkataan Afriyani saat itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat itu, kondisi Yurneli mulai lemah karena terlalu shock dan dia pun beberapa kali pingsan. Ketika Afriyani dibawa ke Polda Metro, ia pun tak lagi mendampingi.
"Sejak saat itu, saya nggak pernah ketemu Afri sampai saat ini," ujarnya.
Oleh karena itu, ketika kemudian Afriyani dinyatakan positif mengkonsumsi narkoba, Yurnelio mengaku kaget. "Saya kaget sekali. Saya tahu anak saya nggak pernah seperti itu," terang Yurneli sembari terisak.
"Tahunya di dalam rumah nggak pernah lihat Afri gimana-gimana. Nggak pernah saya liat seperti itu (pakai narkoba-red)," imbuhnya.
(nvc/rdf)











































