"Saat ini, kami keluarga fokus untuk melakukan pertemuan dengan keluarga korban. Kami menyesal, kami tidak mau ini terjadi. Keluarga saat ini fokus pada keluarga korban, baik yang meninggal maupun luka-luka," tutur kakak Afriyani, Agus Hari Susanto saat ditemui wartawan di Kafe Bengawan Solo, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2012) malam.
Menurut Agus, sejak kejadian pihaknya telah berupaya untuk mengunjungi keluarga korban. Namun, niat tersebut diurungkan karena adanya imbauan dari pihak berwajib dan pihak lainnya soal kondisi yang tidak kondusif dan begitu banyaknya massa yang memojokkan Afriyani.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut Agus mengaku, pihaknya juga berencana untuk memberikan santuan bagi keluarga korban. Namun mengenai besarannya, lanjut Agus, masih akan dirundingkan dengan keluarga besarnya.
"Upaya kami ya mungkin, saya bilang untuk materi atau santunan nanti akan kita rundingkan kepada keluarga. Tapi kami ada rencana ke arah sana," terang pria berusia 30 tahun ini.
"Yang kami inginkan adalah ketemu dengan keluarga korban, baik yang ada di Jakarta maupun di Jepara. Untuk saat ini kami hanya bisa berdoa. Minta maaf kepada keluarga korban khususnya dan mengupayakan untuk mendatangi mereka satu per satu," tandasnya.
(nvc/rdf)










































