"Mereka yang pasti kelompoknya berempat. Tapi di diskotik itu pasti ketemu teman-temannya yang lain, ini lah yang sedang kita cari," kata Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Nugroho Aji kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (25/1/2012).
Nugroho mengatakan, keterangan itu sedang dikembangkan oleh penyidik. "Termasuk duduk di mana, sama siapa, kita kembangkan," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertama kan ke acara pernikahan terus ke salah satu kafe di Kemang, kemudian minum-minum di sana terus ke diskotik. Ini kita kembangkan di sana siapa saja," pungkasnya.
Seperti diketahui, Daihatsu Xenia bernopol B 7249 XI yang dikendarai oleh Afriyani Susanti (29) menabrak 12 pejalan kaki di trotoar depan kantor pelayanan pajak (sebelumnya ditulis Kementerian Perdagangan) pada Minggu (22/1) siang lalu. Saat peristiwa kecelakaan tragis terjadi, Afriyani masih terpengaruh obat-obatan dan alkohol sehingga menyebabkan kehilangan kendali hingga menginjal pedal gas di atas batas kecepatan maksimum berkendara di dalam kota.
Sembilan orang tewas sia-sia dalam peristiwa naas itu, termasuk seorang di antaranya Yusuf, balita berusia 2,5 tahun dan Nanik, wanita yang tengah hamil 3 bulan. Keduanya adalah warga Jepara. Empat orang tewas lainnya merupakan warga Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat yang baru pulang usai bermain futsal di Monas. Tiga orang lainnya mengalami luka berat dan masih dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.
(mei/ndr)











































