Ruang rapat Banggar lama terletak di Gedung Nusantara I DPR, tepat di lobi belakang Gedung Nusantara I DPR, tempat anggota DPR berkantor. Ruang Banggar lama berada satu lingkungan dengan ruang Komisi VI, VII, IX, X, dan XI DPR.
Pantauan detikcom di ruang Banggar, Rabu (25/1/2012), ruangan ini masih cukup mumpuni. Masih sangat layak digunakan untuk rapat sekitar 80 anggota Banggar DPR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seratusan kursi ruang Banggar DPR terbuat dari kayu dipernis. Dudukannya dari busa sederhana yang dilapis kain empuk berwarna kuning, sama dengan sandaran dada. Tidak seperti kursi di ruang rapat baru Banggar di Gedung Nusantara II DPR yang bernuansa modern berbahan besi dan plastik hitam yang diimpor dari Jerman.
Empat kursi pimpinan Banggar berwarna hitam berukuran besar. Saat detikcom mencoba duduk juga terasa sangat empuk. Cukup nyaman untuk memimpin rapat, bahkan untuk tidur siang. Meski harganya tak semahal kursi baru pimpinan Banggar seharga Rp 24 juta.
Meja-meja di ruang Banggar yang lama juga masih bagus. Meja dibuat dari kayu kokoh, bagian atasnya juga masih sangat licin.
Ruang Banggar DPR ini beralaskan karpet merah tebal yang masih terlihat bersih. Diinjak, karpet ini juga masih empuk. Meski tak seindah karpet biru tebal seharga Rp 5 juta per meter di ruang rapat baru Banggar DPR.
Pencahayaan ruang rapat lama Banggar memang tak secerah ruang rapat baru dengan lampu impor ratusan juta rupiah. Namun masih enak untuk sekedar membaca atau saling sapa anggota Banggar.
Sound sistemnya pun tak seburuk yang diceritakan Setjen DPR. Saat kemarin Selasa (24/1) digunakan konferensi pers penobatan Ketua baru FPDIP DPR Puan Maharani pun semua sound system masih layak digunakan dan berfungsi dengan baik.
Ruangan Banggar lama didominasi warna kuning, ada hiasan dinding artwork juga di sisi yang berhadapan dengan balkon ruangan ini. Plavon meski sederhana namun vukup indah dengan lampu bergaya jadul nan eksotik.
Dua layar putih berukuran 3x3 meter terpasang di dua sisi juga masih berfungsi optimal untuk memandu presentasi rapat Banggar. Memang tak semewah LCD 4x3 meter di ruang baru Banggar yang harganya lebih dari Rp 100 juta, namun cukup nyaman digunakan.
Ruang rapat baru Banggar DPR memang masih bisa digunakan dengan baik. Lantas perlukah ruang Banggar membangun ruang Banggar baru seharga Rp 20 miliar?
(van/did)











































