Puting Beliung di P Seribu Juga Robohkan 80 Pohon & 20 Tiang Listrik

Puting Beliung di P Seribu Juga Robohkan 80 Pohon & 20 Tiang Listrik

- detikNews
Rabu, 25 Jan 2012 16:15 WIB
Jakarta - Angin puting beliung melanda kawasan Pulau Seribu Utara, Provinsi DKI Jakarta. Pulau Harapan dan Pulau Kelapa di kawasan kepulauan inilah yang mendapat terjangan angin kencang ini. Ratusan rumah porak poranda. Angin juga merobohkan puluhan pohon dan tiang listrik.

"Pendataan masih terus dilakukan. Yang bisa saya sampaikan, rumah yang rusak karena puting beliung di Pulau Kelapa ada 248. Sedangkan di Pulau Harapan ada 211," terang Camat Kepulauan Seribu Utara, Atok Baroni Hidayat, kepada detikcom, Rabu (25/1/2012).

Dia menyampaikan, angin puting beliung menerjang sekitar pukul 12.30 WIB, selama 5-10 menit. "Banyak pohon bertumbangan juga. Di Pulau Harapan sekitar 60 pohon, sedangkan di Pulau Kelapa sekitar 20 pohon. Tiang listrik di Pulau Harapan juga ada yang tumbang sebanyak 20," tutur Atok.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu korban yang dirawat di Puskesmas, ada 24 orang dari Pulau Kelapa dan 11 orang dari Pulau Harapan. Warga yang dilarikan ke Puskesmas mengalami luka ringan akibat kejatuhan asbes maupun tiang rumah. Untunglah, tidak ada yang parah.

"Rata-rata atap yang rusak. Tetapi ada juga yang roboh dan rata dengan tanah. Kami masih belum data ada berapa rumah warga yang rusak parah. Yang rumahnya rata dengan tanah ini, mereka sementara tinggal di rumah tetangga. Nanti kita perbaiki dulu," lanjut Atok.

Faslitas umum yang rusak di Pulau Kelapa antara lain rumah dinas dokter, kawasan pembakaran sampah, SD 01, madrasah aliyah, dan TK/PAUD. Sedangkan bangunan yang rusak di Pulau Harapan antara lain SMP 260, SD 01, Gedung Karang Taruna, masjid, dan gedung pusat kegiatan belajar masyarakat.

"Yang fasilitas umum itu rusak ringan," ucap Atok.

Saat ini warga bekerja bakti memperbaiki bangunan yang rusak. Selain itu saat ini dapur umum juga sedang disiapkan.

(vit/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini