"Hari ini ada 14 orang yang diperiksa di Pancoran," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (25/1/2012).
Empat belas saksi itu terdiri dari pihak keluarga para korban baik yang tewas maupun luka, orang-orang yang ada di sekitar lokasi dan satpam kantor pelayanan pajak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, Daihatsu Xenia bernopol B 7249 XI yang dikemudikan Afriyani Susanti (29) menabrak 12 pejalan kaki di trotoar depan kantor pelayanan pajak pada Minggu 22 Januari lalu. Saat peristiwa kecelakaan tragis terjadi, Afriyani dalam kondisi mabok, sehingga menyebabkan kehilangan kendali hingga menginjal pedal gas di atas batas kecepatan maksimum berkendara di dalam kota.
Sembilan orang tewas sia-sia dalam peristiwa naas itu, termasuk seorang di antaranya Yusuf, balita berusia 2,5 tahun dan Nanik, wanita yang tengah hamil 3 bulan. Keduanya adalah warga Jepara. Empat orang tewas lainnya merupakan warga Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat yang baru pulang usai bermain futsal di Monas. Tiga orang lainnya mengalami luka berat dan masih dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.
(mei/did)











































