Sopir Bajaj yang Tewas Tertimpa Pohon Tak Dapat Santunan

Sopir Bajaj yang Tewas Tertimpa Pohon Tak Dapat Santunan

- detikNews
Rabu, 25 Jan 2012 13:42 WIB
Jakarta - Seorang sopir bajaj bernama Warno (54) tewas akibat tertimpa pohon tumbang di Jalan Dharmawangsa Raya, Jakarta Selatan. Warno yang merupakan warga Tegal tewas dengan luka parah di kepala, dan patah tulang di pinggang.

Meski menjadi korban pohon tumbang, Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta memastikan keluarga Warno tidak bisa mendapatkan santunan dari Pemprov DKI Jakarta. Sebab, pohon yang menimpa Warno berada di lingkungan sebuah perkantoran yang bukan menjadi tanggung jawab Pemprov DKI Jakarta.

"Tidak ada pemberian asuransi. Karena menurut laporan yang saya dapat, pohon ini berada di dalam halaman parkir gedung, bukan di pinggir jalan pas," tutur Kadis Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta Catharina Soeryowati, saat dihubungi wartawan Rabu (25/1/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Catharina menjelaskan, sesuai aturan asuransi ganti rugi akan diberikan kepada warga Jakarta jika pohon yang tumbang tersebut berada di bawah pemeliharaan Pemprov DKI Jakarta. Dan pohon-pohon yang berada dalam pemeliharaan Pemprov DKI adalah pohon-pohon yang umumnya tumbuh di pinggir jalan di Jakarta.

"Dan berdasarkan laporan, pohon ini (yang menimpa sopir bajaj) ada dalam halaman parkir sebuah gedung bekas lapangan golf," jelasnya.

Dengan demikian, pohon yang tumbang dan menimpa seorang sopir bajaj dan lima mobil di Jalan Dharmawangsa itu belum bisa dipastikan menjadi tanggung jawab siapa. Hanya saja Catharina menuturkan, jika melihat dari tata letak pohon tersebut, pastinya bukan menjadi tanggung jawab Pemprov DKI.

"Kalau ditanya siapa yang bertanggungjawab, saya nggak bisa bilang. Tapi ditanya pendapat, ya seharusnya yang punya pohon atau gedung, yang tanggung jawab," tegasnya.

Hujan deras disertai angin kencang melanda Jakarta pagi tadi. Sampai pukul 12.00 WIB, Dinas Pertamanan dan Pemakaman mencatat ada tiga pohon yang tumbang yaitu di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, jalan Dharmawangsa IV, Jakarta Selatan, dan jalan Sudirman di depan Atmajaya, Jakarta Pusat.

(lia/did)


Berita Terkait