"Kau tulislah apa yang suka kau tulis di situ. Kan sudah saya tanggapi berkali-kali," ujar Mahfud ketika ditanya kemungkinan menjadi cawapres dan berduet bersama Aburizal.
Hal itu disampaikan Mahfud di Kantor Keluaraga Besar Perhimpunan Pelajar Indonesia, Jl Daksa V No 5, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada akhirnya, sambung dia, segala hal terpulang pada sejarah dan situasi politik. Hanya saja hingga detik ini Mahfud belum merencanakan apa pun.
"Karena apabila memang ada rencana, saya pasti akan menjaga perasaan parpol agar tidak tersinggung dan mendukung saya," imbuh Mahfud yang dibalut kemeja batik cokelat.
Ketika disinggung adanya calon independen, Mahfud menghargai usulan kelompok-kelompok itu. Dia beralasan, tidak boleh ada keterbatasan sumber rekrutmen, apalagi terbatas dari parpol.
"Sementara parpol sendiri harus disehatkan. Jadi adanya calon independen itu bisa memperbanyak alternatif-alternatif," jelasnya.
Menurut dia saat ini yang paling penting adalah gerakan politik, bukan partai politik. Dituturlan dia, berpolitik ada dua yakni melalui partai politik dan melalui gerakan politik.
"Saya lihat sekarang ini parpol sudah tumpul, jadi yang paling efektif melalui gerakan politik," tukas asli Madura ini.
Sebelumnya diberitakan, kedekatan Mahfud dengan Ical ini memunculkan isu bahwa Mahfud telah masuk tim sukses pencapresan Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie. Sejumlah sumber di Golkar juga mengetahui Ical dan Mahfud disebut-sebut kerap menggelar pertemuan membahas isu politik terkini.
Sejumlah sumber detikcom di internal Golkar bahkan menyebutkan Mahfud MD sudah menjadi salah satu dari beberapa penasihat pribadi Aburizal Bakrie. Mahfud disebut-sebut sengaja dirangkul Ical bersama Khofifah Indar Parawansa dan tokoh nasional lainnya untuk persiapan pilpres 2014.
Kedekatan Mahfud MD dan Ical memang sudah berlangsung lama. Mahfud MD dan Ical sama-sama menteri di era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
Kedekatan Mahfud MD dengan Ical memancing spekulasi banyak pihak. Tak sedikit tokoh penting di Golkar menduga Mahfud MD adalah salah seorang kandidat cawapres yang sangat penting bagi Ical. Spekulasi Ical-Mahfud MD bukan tanpa alasan. Nama Mahfud MD bahkan masuk dalam bursa cawapres Ical, dalam Rakernas Golkar beberapa waktu lalu.
Bisa jadi benar Mahfud MD adalah semacam penasihat politik Ical. Namun untuk menjadi cawapres, tentu Mahfud tak mungkin muncul saat ini secara blak-blakan. "Karena Pak Mahfud masih menjabat Ketua MK," kata anggota Litbang Golkar, Indra J Piliang, sebelumnya.
Namun atas spekulasi-spekulasi yang muncul itu, Mahfud berulang kali telah menyangkalnya.
(vit/nrl)











































