Afriyani Cs Mengaku Baru 2 Bulan Konsumsi Narkotika

Afriyani Cs Mengaku Baru 2 Bulan Konsumsi Narkotika

- detikNews
Rabu, 25 Jan 2012 08:54 WIB
Afriyani Cs Mengaku Baru 2 Bulan Konsumsi Narkotika
Jakarta - Afriyani Susanti (29), pengemudi Daihatsu 'Xenia maut' terbukti positif mengkonsumsi narkotika pada malam sebelum kecelakaan tragis terjadi. Ia dan teman-temannya yang kini ditahan atas kasus narkotika, mengaku baru dua bulan mengkonsumsi barang haram itu.

"Mengakunya baru dua kali, sejak dua bulan lalu," ujar Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Nugroho Aji kepada wartawan di kantornya, Selasa (24/1/2012) malam.

Selain Afriyani dan dua teman prianya, Deny Mulyana (30) dan Arisendi (34) yang juga mengaku baru dua kali konsumsi narkotika, Adistira Putri Grani (26) bahkan mengaku baru pertama kalinya mengkonsumsi narkotika. Kendati begitu, polisi tidak begitu saja mempercayai keterangan para tersangka itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu kan pengakuannya, tapi ini masih kita kembangkan," ujarnya.

Ia melanjutkan, guna memastikan apakah kawanan ini sudah ketergantungan obat-obatan terlarang atau tidak, pihaknya akan memeriksakan keempat tersangka ke Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO).

Nugroho mengatakan, hasil tes urine atas tersangka Afriyani, Adistira dan Deny positif mengandung zat metamphetamin. Zat metamphetamin ini, kata Nugroho juga biasa terdapat pada narkotika jenis ekstasi.

"Methamphetamin ini tidak melulu shabu, tapi ekstasi juga bisa," imbuhnya.

Sementara tersangka Arisendi, tidak hanya positif mengandung methamphetamin pada urinnya. Hasil lab menyatakan, Arisendi mengkonsumsi narkoba jenis ganja.

"Yang Sendi (Arisendi) itu positif mengandung cannabis," cetusnya.

Pengakuan para tersangka juga baru mengkonsumsi dua kali narkotika. Para tersangka, lanjutnya, mengkonsumsi sebanyak dua kali narkotika di tempat berbeda.

"Dan yang sebelumnya itu sudah agak lama, tidak hari itu juga," lanjutnya.

Seperti diketahui, Daihatsu Xenia bernopol B 7249 XI yang dikendalikan oleh Afriyani menabrak 12 pejalan kaki di trotoar depan kantor pelayanan pajak (sebelumnya ditulis Kementerian Perdagangan) pada Minggu (22/1) siang lalu. Saat peristiwa kecelakaan tragis terjadi, Afriyani masih terpengaruh obat-obatan dan alkohol sehingga menyebabkan kehilangan kendali hingga menginjal pedal gas di atas batas kecepatan maksimum berkendara di dalam kota.

Sembilan orang tewas sia-sia dalam peristiwa naas itu, termasuk seorang di antaranya Yusuf, balita berusia 2,5 tahun dan Nanik, wanita yang tengah hamil 3 bulan. Keduanya adalah warga Jepara. Empat orang tewas lainnya merupakan warga Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat yang baru pulang usai bermain futsal di Monas. Tiga orang lainnya mengalami luka berat dan masih dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

(mei/mad)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads