Pantauan detikcom, peristiwa terjadi pada Rabu (25/1/2012) pukul 08.10 WIB. Ada dua insiden yang terjadi di lajur khusus bus TransJ itu. Peristiwa pertama terjadi sekitar 5 meter sebelum RS JMC, dari arah Ragunan. Pengendara sepeda motor tiba-tiba kehilangan keseimbangangan dan terjatuh. Sekitar 4 pengendara di belakangnya pun bertubrukan dan ikut jatuh.
"Untungnya nggak ada yang luka. Semua bisa langsung berdiri dan pergi dari lokasi," ujar seorang saksi mata di lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemotor itu memboncengkan seorang perempuan yang terguling saat sepeda motor rubuh. Untungnya tubuh perempuan itu tidak membentur separator. Tidak lama kemudian, pengendara itu berhasil menegakkan kembali sepeda motornya dan berlalu meninggalkan lokasi. Sebelumnya dia sempat mengelus-elus pahanya yang sakit terkena aspal.
Peristiwa itu tidak mengakibatkan kemacetan lalu lintas. Hanya saja setiap pengendara yang lewat melambatkan laju kendaraannya.
"Pada ngebut tadi motor-motor yang lewat," sambung saksi mata itu.
Bukan kali ini saja jalur TransJ Koridor VI (Ragunan-Dukuh Atas 2) tidak steril. Kendati jalan reguler cukup lengang, entah kenapa banyak pengendara mobil, angkutan umum maupun sepeda motor yang lebih memilih melintasi jalur khusus itu.
(vit/mad)











































