Lilin, Bunga, Hingga Baju Timnas Hiasi TKP Tabrakan Maut

Lilin, Bunga, Hingga Baju Timnas Hiasi TKP Tabrakan Maut

- detikNews
Rabu, 25 Jan 2012 00:56 WIB
Lilin, Bunga, Hingga Baju Timnas Hiasi TKP Tabrakan Maut
Jakarta - Malam semakin larut, namun lokasi bekas kecelakaan tragis yang menewaskan 9 pejalan kaki di Jalan Ridwan Rais, Gambir, Jakarta Pusat pada Minggu (22/1) siang lalu tak menjadikan lokasi angker. Lokasi penabrakan Xenia itu justru menarik perhatian warga, tak ubahnya seperti lokasi wisata.

Berbondong-bondong, warga silih berganti datang ke lokasi. Bahkan hingga Rabu (25/1/2012) dinihari, setelah dua hari lebih pascakejadian, warga yang datang dari berbagai tempat, masih meramaikan Halte Tugu Tani, lokasi kejadian kecelakaan tersebut.

Warga menjadikan Halte Tugu Tani sebagai monumen bersejarah peristiwa kecelakaan maut tersebut. Mulai dari karangan bunga, lilin-lilin hingga foto dan baju Timnas menghiasi halte tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lima tangkai bunga mawar putih dan taburan bunga-bunga menghiasi trotoar di sekitar halte. Sebagai wujud penghormatan, sejumlah kerabat dan teman dari korban tewas Firmansyah (21) dan M Akbar (22) menggantungkan selembar kaos tanpa lengan dan jaket Timnas di tiang halte tersebut.

"A Firmasyah 1985-2011, Selamat Jalan Kawan Your The Best," sebuah tulisan spidol di kaos tersebut.

Foto bergambar Akbar dan Firmansyah serta kawan-kawannya juga terpajang di kedua sisi tiang penyangga atap halte bercat hijau itu. Sementara taburan bunga menghampar di sepanjang trotoar yang masih dipasangi garis polisi itu.

Kawan dan kerabat Firmansyah dan M Akbar bahkan menggelar doa bersama di lokasi yang berada tepat di depan Kantor Pelayanan Pajak pada Selasa (25/1) malam.

"Sekita pukul 21.00 WIB, teman-teman korban dari Tanah Tinggi menggelar Yasinan di sini. Ada belasan orang yang datang," ujar sekuriti Kantor Pelayanan Pajak, Edi yang berjaga malam itu.

Tidak hanya pada malam hari, warga yang masih penasaran datang juga pada pagi hingga sore hari. Meski arus lalu lintas di sekitar lokasi cukup tersendat, Edi mengaku bahwa hal itu tidak mengganggu aktivitas pelayanan di kantor pajak.

"Nggak terganggu lah. Wajar saja kalau mereka mau berbelasungkawa," kata Edi.

Banyak warga yang datang, mengaku tidak mengenal satu pun di antara korban. Namun, kecelakaan maut yang menewaskan para korban menimbulkan duka mendalam bagi para warga.

"Saya sedih dan merasa marah dengan kejadian ini. Apa yang ada di otak pelaku, kok bisa-bisanya nabrak orang sebanyak itu," ujar Sheni, warga Cikini yang sengaja datang bersama pasangannya.

Bahkan, seorang pria bernama Abdulah, warga Jelambar, Jakarta Barat, menyempatkan diri singgah di lokasi untuk mendoakan arwah para korban. Sambil memejamkan mata dan menengadahkan tangannya, Abdulah membacakan doa-doa bagi para korban.

Di antara para warga, beberapa di antaranya datang dengan mengenakan baju tidur. Seorang wanita seksi dengan kaos tank top putih bahkan menghentikan mobil Honda Civic warna hitam di dekat lokasi.

Wanita berparas cantik dan berkulit putih itu datang bersama seorang pria yang mengaku mengenal dengan tersangka penabrak, Afriyani Susanti (29). Wanita itu langsung mengabadikan lokasi kejadian melalui telepon genggamnya. Tidak sampai 5 menit, ia dan teman prianya itu langsung meluncur dengan mobilnya.

"Saya kenal dia (Afriyani) dari teman saya. Teman saya yang artis kenal dia. Tapi saya nggak kenal akrab juga," ujar pria yang mengaku bekerja di bidang entertainment yang menolak menyebut namanya.

Seakan tidak ada hentinya, dua pria yang menumpang vespa juga sempat menghentikan motornya di lokasi. Kedua pria itu lantas menyalakan 4 batang lilin yang dibatasi gelas plastik bekas minuman dan meletakkan bunga Seroja di sebuah nampan kecil.

"Semoga diterima di sisi-Nya. HDL," tulisan dalam sebuah triplek berukuran 20x10 centimeter, diletakkan di dekat lilin-lilin itu.

Entah sampai kapan lokasi tersebut akan menjadi perhatian publik. Namun yang pasti, hujan pada Rabu (25/1) dinihari membubarkan warga di lokasi kejadian.

Seperti diketahui, kecelakaan tragis yang merenggut nyawa para pejalan kaki akibat tertabrak Daihatsu Xenia B 7249 XI menarik perhatian publik. Banyak kalangan masyarakat yang mengutuk dan menyayangkan tindakan si pengemudi Xenia yang juga melukai 3 pejalan kaki lainnya.

Bagaimana tidak, kecelakaan itu telah menimbulkan jumlah korban yang fenomenal. Sembilan orang meregang termasuk seorang balita berusia 2,5 tahun bernama Yusuf ikut tewas dalam kecelakaan yang disebabkan oleh pengendara yang terpengaruh narkotika saat berkendara itu.

(mei/mad)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads