Kampanye Amat Singkat, SBY Nilai Mega Punya Keuntungan Politis
Rabu, 28 Jul 2004 00:18 WIB
Surabaya -
Singkatnya masa kampanye pemilu presiden putaran kedua, yakni hanya tiga hari, dinilai capres Partai Demokrat SBY akan menyulitkan dirinya. Sementara Mega, capres yang sedang menjabat sebagai presiden, memiliki keuntungan politis."Ya, tentunya dengan aturan kampanye yang ketat dan hanya tiga hari, orang seperti saya yang akan berkompetisi pada putaran kedua, peluang saya tidak besar," kata SBY usai menjenguk mantan Gubernur Jatim Muhammad Nur di RS Surabaya International, Surabaya, Selasa (27/7/2004) malam).Hal ini, lanjut SBY, karena kompetitornya masih menjabat sebagai presiden. "Maka punya peluang seolah-olah bukan agenda kampanye tapi dalam prakteknya ada banyak ruang yang bisa beliau isi untuk berkomunikasi kepada publik. Tentunya itu punya nilai keuntungan politis."Dalam kontek itu SBY mengaku lebih senang apabila waktu kampanye tidak terlalu singkat. Karena itu ia mempersilakan masyarakat untuk mengkritisi masalah ini, dan mengimbau Komisi Pemilihan Umum (KPU) mendengarkan pendapat yang berkembang di masyarakat."Saya persilakan kepada KPU dan kepada masyarakat luas untuk mengkritisi hal itu. Kalau yang punya pendapat saya, takutnya ini subyektif. Dia ingin lebih lama kampanye supaya banyak peluang. Tapi tolong bahwa keadilan itu penting, persamaan kesempatan itu penting," demikian SBY.
(gtp/)










































