Kunjungan Mega ke Gus Dur Seperti Silaturahmi pada Kakaknya

Kunjungan Mega ke Gus Dur Seperti Silaturahmi pada Kakaknya

- detikNews
Rabu, 28 Jul 2004 00:00 WIB
Jakarta - Mega dan Gus Dur kembali bertemu. Membahas rencana koalisi atau deal-deal politik? Juru bicara Gus Dur, Adhie M. Massardi, membantahnya. Menurut Massardi, pertemuan keduanya seperti silaturahmi antara adik kepada kakaknya."Sama sekali tidak ada deal-deal politik apalagi dukung-mendukung. Ini hanya pertemuan silaturahmi yang seperti Pak Taufiq, silaturahmi adik kepada kakaknya," kata Massardi dalam jumpa pers usai pertemuan Mega dengan Gus Dur di kediamannya di Ciganjur, Jakarta Selatan, Selasa (27/7/2004) pukul 22.50 WIB.Menurut Massardi, kunjungan Mega ini merupakan kunjungan balasan terhadap Gus Dur yang sepekan sebelumnya bertandang ke kediaman Mega di Kebagusan. Materi pertemuan, lanjut Massardi, lebih berkisar pada masalah-masalah keluarga. Mereka saling menanyakan tentang kabar terakhir masing-masing. Sama sekali tidak menyinggung masalah-masalah politik apalagi deal-deal khusus.Meski menegaskan dalam pertemuan selama satu jam ini tidak ada pembicaraan politik, namun Adhie mengakui dengan cairnya hubungan kedua tokoh ini akan membawa dampak yang positif bagi perkembangan bangsa menghadapi pilpres putaran kedua."Dua-duanya kan sama-sama membawa gerbang politik yang sangat panjang. Tidak baik kalau terus-terusan tegang," katanya. Lalu disambungnya, "Mbak Mega dan Mas Taufiq kelihatan sangat lega setelah bertemu dengan Gus Dur."Baik Gus Dur maupun Mega sendiri tidak memberikan keterangan kepada wartawan. Mega, yang didampingi suaminya, Taufiq Kiemas, langsung menuju kendaraan. Wakil Ketua DPR dari PDIP Soetardjo Soerjogoeritno dan Wakil Sekjen PDIP Pramono Anung, yang biasanya suka memberi keterangan kepada wartawan, juga langsung mengikuti Mega memasuki mobil yang sudah menunggu, yakni VW Caravelle warna biru tua No Pol B 1093 BS. (gtp/)


Berita Terkait