KA Logawa Tabrak Truk di Klaten, Tiga Tewas Seketika

KA Logawa Tabrak Truk di Klaten, Tiga Tewas Seketika

- detikNews
Selasa, 27 Jul 2004 23:00 WIB
Jakarta - Kereta api (KA) Logawa jurusan Jember-Purwokerto menabrak sebuah truk bermuatan genting di sebuah perlintasan KA di Klaten, Selasa (27/7/2004). Akibatnya, tiga orang tewas seketika. Kecelakaan ini terjadi karena petugas lalai menutup pintu lintasan KA di Ngaran, Mlese, Ceper, Klaten . Ketiga korban yang tewas adalah pengemudi dan penumpang truk naas tersebut. Menurut para saksi mata, sekitar pukul 15.00 WIB truk bernopol AB 9292 BC yang dikemudikan oleh Wariem (45) melaju dengan kecepatan tinggi melintasi perlintasan KA. Saat itu juga KA Logawa dari arah Solo melintas dengan kecepatan penuh sehingga tabrakan tidak bisa dihindari lagi.Truk naas itu lalu terseret sekitar seratus meter dan hancur menjadi tiga bagian. Sedangkan KA Logawa yang dikemudikan oleh masinis Sugiri (35), warga Jombang, itu tidak mengalami gangguan apapun. Roda kereta tidak terlepas dari rel. Bahkan kereta hanya berhenti sebentar untuk kemudian melanjutkan perjalanan dan baru berhenti agak lama di Stasiun Kota Klaten. Jalur kereta juga tidak mengalami gangguan.Penjaga pintu perlintasan Supardi (40), warga Karanganom, Ceper, Klaten, dalam pemeriksaan sementara yang dilakukan petugas di Mapolres Klaten, mengaku lupa menutup pintu lintasan tersebut. Pengakuan ini dikuatkan dengan bukti tidak ditemukannya keruasakan pada pintu lintasan. Supardi saat ini masih berada di Mapolres Klaten untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.Adapun korban tewas adalah pengemudi truk Wariem (45 tahun), dan dua penumpang bernama Suprih (35) dan Catur (42 tahun) yang duduk di samping pengemudi. Satu-satunya penumpang truk yang selamat adalah Wiyono (30 tahun). Wiyono yang saat kejadian duduk di bak belakang hanya mengalami luka ringan. Kesemua korban beralamat di desa Klepu, Ceper, Klaten.Tiga korban tewas hingga malam ini masih berada di RS dr Suradi Klaten. Keluarga korban yang menunggui di rumah sakit mengatakan ketiga jenazah baru akan dimakamkan Rabu besok di pemakaman umum di kampung mereka. Sedangkan korban Wiyono sudah diperbolehkan pulang oleh pihak rumah sakit. (gtp/)


Berita Terkait