Anas Sudah Dipanggil SBY ke Cikeas, Tapi Bukan Soal Mundur

Anas Sudah Dipanggil SBY ke Cikeas, Tapi Bukan Soal Mundur

- detikNews
Selasa, 24 Jan 2012 17:56 WIB
Jakarta - Isu pelengseran Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Anas Urbaningrum terus bergulir. Bahkan kabarnya Anas sudah dipanggil ke Cikeas oleh SBY. Benarkah pertemuan membicarakan soal lengser?

Kehadiran Anas di Cikeas memang benar, tetapi bukan soal isu lengser. Ada pembicaraan khusus yang lain yang dilakukan SBY, Edhie Baskoro, dan Anas Urbaningrum.

"Yang pasti benar, kemarin ada pertemuan Kawanbin, Ketum dan Sekjen," tutur Wasekjen PD, Ramadhan Pohan, saat dihubungi, Selasa (24/1/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anas dipanggil ke Cikeas bersama Sekjen PD Edhie Baskoro Yudhoyono, pada Senin (23/1) malam.
Ramadhan menegaskan, dirinya tidak yakin kalau SBY meminta Anas mundur. Menurut informasi yang didapatnya, SBY meminta Anas untuk menjaga eksistensi PD.

"Ketua Wanbin mendorong Ketum, Sekjen, jajaran DPP dan FPD untuk terus bekerja keras meningkatkan eksistensi dan peran PD," kata Ramadhan.

SBY, menurut Ramadhan, juga menekankan agar Anas terus melakukan konsolidasi. Utamanya menuju pemenangan pemilu 2014.

"Inti pertemuan semalam adalah membahas kelanjutan konsolidasi internal, penajaman peran eksternal PD dan peningkatan kinerja PD di tingkat nasional maupun di daerah-daerah," tandasnya.

Anggota Dewan Pembina PD Ahmad Mubarok mengungkap ada elit PD yang meminta Anas Urbaningrum mundur dari jabatan Ketum PD. Elit tersebut telah bicara kepada Presiden SBY, agar meminta Anas mundur.

"Itu kan yang mbocorin yang punya kepentingan. Dari Kongres dulu kan rivalitas belum selesai. Apa saja bagi rival digunakan termasuk meminta Anas mundur," ungkap Mubarok.

Hal ini disampaikan Mubarok kepada detikcom, Selasa (24/1/2012).

Menurut Mubarok, rival anas dalam Kongres PD ini Bandung tahun 2010 lalu ini menyadari sulit mendorong Kongres Luar Biasa PD. Meminta Anas mundur dengan alasan citra partai pun dilakukan. Namun keputusan akhir di tangan Ketua Dewan Pembina PD Presiden SBY.

"Mereka dari segi anggaran dasar enggak bisa, kesimpulan diserahkan ke SBY," kata Mubarok.


(van/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads