Pantauan detikcom, tiga orang yang terdiri dari seorang dan dua laki-laki tiba di depan Gedung Tahanan Narkoba Polda Metro Jaya, Selasa (24/1/2012) sekitar pukul 13.00 WIB. Seorang perempuan bertubuh gempal dan berkacamata serta berjilbab warna hitam membawa sebuah tas.
"Pak mau besuk yang laka," ujar wanita tersebut kepada seorang penjaga tahanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tas yang dibawa perempuan itu turut dibawa serta. Menurut informasi yang diperoleh wartawan, ketiganya tidak dapat menemui Afriyani di dalam tahanan karena belum diizinkan oleh penyidik.
Ketiga orang itu kemudian meninggalkan tahanan dengan menumpangi mobil Suzuki APV warna hitam bernopol B 87xx VZ. Saat hendak meninggalkan Polda Metro, sang sopir APV tersebut memacu mobilnya dengan terburu-buru karena dikerumuni wartawan. Nyaris kaki seorang wartawati tergilas mobil tersebut.
Seperti diketahui, mobil Daihatsu Xenia warna hitam bernopol B 2749 XI yang dikendarai Afriyani Susanti (29) menabrak sedikitnya 13 pejalan kaki yang sedang berjalan di trotoar depan Kemendag, usai berolahraga pagi di Monas, Minggu (22/1) siang lalu. Sembilan orang tewas dan 4 lainnya mengalami luka-luka.
Hasil tes urine membuktikan, Afriyani berkendara dalam kondisi terpengaruh alkohol dan obat-obatan. Kepada penyidik, Afriyani mengaku kehilangan kendali saat memacu kendaraannya di atas 70 KM/Jam sehingga mobil oleng ke kiri dan menabrak para pejalan kaki.
(mei/gus)










































