Kamar Mahasiswi Korsel di Kampus UI Depok Dibobol Maling, 2 Laptop Raib

Kamar Mahasiswi Korsel di Kampus UI Depok Dibobol Maling, 2 Laptop Raib

- detikNews
Selasa, 24 Jan 2012 15:31 WIB
Depok - Kamar lima mahasiswi asal Korea Selatan di Wisma Mahasiswa Pusat Studi Jepang Universitas Indonesia (UI), Kota Depok dibobol Pencuri. Peristiwa diperkirakan tejadi dihari tadi ketika para mahasiswi ini sedang terlelap tidur. Sebuah laptop dan uang ratusan ribu rupiah raib.

Demikian pengakuan Ade Triana Lelitasari, mahasiswi semester III, Jurusan Budaya Korea, anggota pedamping 29 mahasiswa Korea Selatan kepada detikcom, Selasa (24/1/2012) di tempat kejadian Perkara (TKP).

Menurut Triana, sudah seminggu ini 29 mahasiswa Korsel dengan dua supervisor itu, menginap di Wisma Pusat Studi Jepang UI. Pencurian tejadi di Kamar B 301 yang dihuni Hur Sun Hee, Nu Ri kyung, Eung Yeong Noh, Yoo Ha Jong, dan Hye Bin Shin. "Ada 29 mahasiswa dan dua supervisor dari Korsel yang menginap di sini. Dan di kamar B 301 tinggal 5 mahasiswi tadi yang kecurian. Mereka terdiri dari 8 orang lelaki dan 21 perempuan yang menginap di beberapa kamar di wisma ini," ujar Triana.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari daftar kehilangan barang yang didapat detikcom di TKP, barang yang raib adalah, 2 laptop masing-masing milik Eung Yeon Noh dan Nu Ri Kyung, 1 ransel bermerk Nike dan berisi uang puluhan Won milik Hye Bin Shim, serta dompet merk Nina Ricci milik Hur Sun Hee dengan uang Rp 500 ribu dan 50 ribu Won, kartu kredit dan kartu mahasiswa.

Peristiwa pencurian diperkiran terjadi antara pukul 02.00—06.00 WIB ketika kelima mahasiswi ini sedang terlelap tidur. "Saya sekitar pukul 07.00 WIB sedang di kosan dan mendapat telepon dari Nu Ri Kyung, bahwa mereka kecurian. Saya langsung kemari. Diperkirakan antara pukul dua sampai pukul enam dini hari tadi," sebut Triana.
Dari pantauan detikcom di TKP sekitar sepuluh petugas dari Polresta Depok telah datang ke kamar B 301 Wisma Mahasiswa Pusat Studi Jepang UI untuk melakukan penyidikan.

Menurut seorang petugas kepolisian, pencuri diperkirakan masuk melalui serambi belakang kamar yang berdinding dan berpintu dari bahan kaca. Petugas reskrim memeriksa pintu yang tampak tercongkel dan mencari kemungkinan sidik jari pelaku yang dapat tertinggal di berbagai tempat di kamar tersebut.

Kelima mahasiswi tersebut tampak terpukul dan tidak dapat dimintai keterangan. Ketika dicoba diwawancari, mereka menunjuk empat mahasiswi Indonesia yang menjadi pendamping mereka selama di Indonesia.

Sedangkan petugas kepolisian mengaku belum dapat memberikan keterangan karana kasus ini masih dalam penyidikan. "Tentang pelaku siapa atau pun peristiwa bagaimana persisnya, kami masih dalami," ujar seorang polisi berpakaian bebas yang tidak bersidia disebutkan namanya.

Ke 29 mahasiswa dengan 2 supervisor ini merupakan perserta pertukaran mahasiswa studi banding sosial-budaya Indonesia-Korea yang dilakukan oleh Pasifik Asia Society Indonesia. Setelah berkunjung di UI, di jadwalkan tanggal 31 Januari 2012 mereka akan bertolak ke Yogyakarta.

(anw/anw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini