"Ya pasti, kita kembangkan. Mereka beli di mana, konsumsi di mana sampai jam berapa. Kita lakukan penyelidikan dan penjualnya," jelas Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Nugroho Aji, di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Selasa (24/1/2012).
Nugroho yakin tidak akan sulit mengusut kasus narkoba pada Afriyani ini. Polisi sudah melakukan pemantauan pada sejumlah tempat hiburan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi sudah melakukan pemeriksaan atas diri Afriyani dan 3 rekannya. Urine mereka terbukti positif mengandung metaphetamine. Mereka mengaku mengkonsumsi ekstasi dan minuman keras. Sayangnya polisi tidak menemukan bukti ekstasi yang masih berbentuk butiran. Tapi Nugroho menjamin walau hanya urine positif tetap bisa menjerat mereka.
"Darahnya sudah kita ambil dan kita bawa ke BNN untuk diperiksa. Urinenya sudah positif. Dia konsumsi ekstasi. Kemudian mengandung metamphetamine. Sabunya nggak ada," jelasnya.
Seperti diberitakan, Afriyani sempat dugem di sejumlah tempat sebelum menabrak 9 pedestrian pada Minggu (22/1/2012) di Tugu Tani sekitar pukul 11.00 WIB. Afriyani juga sempat menenggak wiski dan narkoba.
(ndr/vit)










































