Satpam yang Ditembak Maling Motor Akhirnya Meninggal

Satpam yang Ditembak Maling Motor Akhirnya Meninggal

- detikNews
Selasa, 24 Jan 2012 14:06 WIB
Jakarta - Satpam PT Merapi Utama Pharma, Ansar akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya. Ansar meninggal setelah sebelumnya dirawat di RS Fatmawati selama kurang lebih 6 hari akibat ditembak maling motor di bagian perutnya.

"Ya sudah," kata seorang petugas instalasi forensik dan perawatan jenazah RS Fatmawati, Asmawi, saat dikonfirmasi detikcom terkait kondisi Ansar, Selasa (24/1/2012).

Asmawi menjelaskan Ansar meninggal sekitar pukul 10.30 WIB. Saat ini pemulangan jenazah Ansar ke rumahnya sedang diproses.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lagi diproses sekarang," ujarnya.

Mengenai penyebab kematiannya, Asmawi mengaku tidak mengetahuinya. Urusan medis adalah urusan dokter. "Kita nggak tahu soal itu. Semuanya itu dokter, kita hanya mengurusi saja," ungkapnya.

Kanit Reskrim Polsek Pasar Minggu, AKP Anggara, membenarkan meninggalnya Ansar. Namun Anggara mengaku belum menerima rekam medis milik Ansar dari RS.

"Dia meninggal tadi sekitar 10.30 WIB," ucap Anggara.

Dia mengatakan anggotanya di lapangan masih mencari sejumlah bukti seperti CCTV untuk menangkap pelaku. "Masih kita dalami. Kita masih cari beberapa bukti seperti CCTV," tutur Anggara.

Seperti diketahui, Ansar tertembak saat mencoba menghentikan kawanan maling motor yang beraksi di PT Merapi. Ansar sempat mengejar dan membuat tumbang pelaku ketika membawa kabur motor karyawan PT Merapi.

Namun naas bagi Ansar, pelaku langsung mengeluarkan senjata api. Ansar pun ditembak dari jarak dekat oleh pelaku hingga mengenai lambungnya.

Hingga kini, polisi masih mengejar para pelaku. Sejumlah saksi di lokasi telah dimintai keterangan polisi.

(gus/vit)


Berita Terkait