Pius: Ruang Banggar Rp 20 M Disetujui Semua Anggota DPR

Pius: Ruang Banggar Rp 20 M Disetujui Semua Anggota DPR

- detikNews
Selasa, 24 Jan 2012 13:54 WIB
Pius: Ruang Banggar Rp 20 M Disetujui Semua Anggota DPR
Jakarta - Wakil Ketua BURT DPR Pius Lustrilanang tidak ingin dikambinghitamkan atas lolosnya proyek ruang rapat Banggar DPR Rp 20 miliar. Pius berpendapat, keputusan itu disetujui oleh semua anggota BURT dan semua anggota DPR.

"Surat yang saya tandatangani adalah laporan singkat. Laporan singkat harus ditandatangani oleh ketua rapat. Ketua rapat adalah salah satu pimpinan BURT. Keputusan rapat adalah keputusan semua anggota BURT, bukan keputusan pimpinan BURT. Rapat dapat mengambil keputusan jika dihadiri lebih dari separuh jumlah anggota rapat yang terdiri lebih dari separuh unsur fraksi," kata Pius dalam konferensi pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (24/1/2012).

Pius menegaskan BURT tidak pernah membahas secara khusus renovasi ruang Banggar DPR. Anggaran renovasi ruang Banggar berbentuk gelondongan adalah realokasi anggaran pembangunan gedung baru DPR yang dibatalkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Anggaran renovasi ruang rapat Banggar DPR sebesar Rp 24.768.920.000 termasuk di dalam anggaran Biro Harbangin DPR. Anggota BURT sempat mempertanyakan mengapa anggaran renovasi ruang rapat Banggar begitu besar. Namun kepala Biro Harbangin DPR menjelaskan bahwa harga tersebut sesuai spesifikasi," tutur Pius.

Dalam paparan Sekjen pada 22 Juli 2011, usulan anggaran renovasi ruang rapat Banggar masih berjumlah Rp. 24.768.920.000 . BURT memandang anggaran ini masih terlalu besar.

"BURT kemudian memerintahkan Setjen merasionalisasi anggaran renovasi ruang rapat Banggar," papar Pius.

Pius melanjutkan, proses penyusunan anggaran di DPR berjenjang. Pada akhirnya, proyek ini disetujui semua anggota DPR.

"Saya ingin mengatakan bahwa proses penyusunan dan penetapan anggaran DPR dilakukan berjenjang mulai BURT bersama Setjen, Badan Anggaran bersama pemerintah, dan terakhir disahkan dalam rapat paripurna yang disetujui semua anggota DPR," tandasnya.

(van/aan)


Berita Terkait