"Ya kita periksa konsultan perencananya pukul 11.00 WIB," kata anggota BK DPR, Fahri Hamzah, kepada detikcom, Selasa (24/1/2012).
Fahri menuturkan rapat dengan konsultan menjadi penting mengingat BK juga telah memanggil Banggar, BURT, dan Kesekjenan DPR.
"Jadi melengkapi proses perencanaan proyek itu setelah dijelaskan Sekjen, BURT, dan Banggar," papar Fahri.
BK DPR akan meminta rincian peralatan di ruang Banggar, termasuk alasan perencanaan memilih perlengkapan impor. "Kita akan tanyakan proses kenapa bisa sampai habis Rp 20 miliar," kata Fahri.
(van/aan)











































