"Akibat bentrokan jatuh dua korban. Korban masing-masing berasal dari PP dan FBR. Dari PP atas nama Sodikin, dari FBR atas nama Joni Ismoyo," terang Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, di Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Senin (23/1/2012).
Dalam bentrokan tersebut, pihak kepolisian menyita, barang bukti berupa balok kayu. Selain itu 10 orang dari kedua ormas tersebut, diamankan karena diduga menjadi provokator pemicu bentrokan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Rikwanto, pihak kepolisian sebenarnya sudah berusaha untuk meredam terjadinya bentrokan. Berbagai mediasi sudah dilakukan di jajaran elite, namun tetap saja di lapangan bentrok kerap kali terjadi.
"Sudah sering kita lakukan mediasi. Pertemuan berjalan baik, semua sudah sepakat untuk menahan diri.
Pemicu bentrokan, menurut Rikwanto berawal dari masalah yang sebenarnya sederhana. Dia menambahkan pihaknya sebenarnya sudah berupaya meminimalisir bentrok dengan upaya mediasi, namun saat di lapangan masih sering terjadi bentrokan.
"Di lapangan tetap terjadi gesekan dan akhirnya timbul bentrok," imbuhnya.
(mok/mok)











































