Meningkat, Pemerkosaan & Pembunuhan di Singapura
Selasa, 27 Jul 2004 15:41 WIB
Jakarta - Kasus pemerkosaan dan pembunuhan di Singapura mengalami lonjakan dalam enam bulan pertama tahun ini. Demikian laporan terbaru yang dirilis Kepolisian Singapura.Namun pejabat-pejabat pemerintah Singapura menekankan bahwa tingkat kejahatan secara keseluruhan tetap stabil. Ditegaskan bahwa negeri Singa itu tetap merupakan salah satu tempat paling aman di dunia.Dari Januari hingga Juni 2004, jumlah pemerkosaan melesat menjadi 70 kasus dari 59 kasus pada periode yang sama tahun sebelumnya, sebuah peningkatan sebesar 19 persen. Dan jumlah pembunuhan meningkat menjadi 12 kasus dari 11 kasus, atau kenaikan 9 persen. Demikian menurut laporan statistik Kepolisian yang dirilis pekan ini seperti diberitakan kantor berita Associated Press, Selasa (27/7/2004).Namun secara keseluruhan, kasus kejahatan di Singapura sejauh ini relatif stabil dibandingkan tahun 2003 lalu. "Singapura merupakan salah satu tempat paling aman di dunia," tegas Menteri Urusan Dalam Negeri Singapura Wong Kan dalam pidatonya.Negara kecil Asia Tenggara itu "secara reguler mendapat rangking tinggi dalam survei-survei internasional seperti yang dilakukan Political Economic Risk Consultancy, yang menempatkan Singapura sebagai kota nomor satu di dunia untuk keselamatan dan keamanan pribadi pada tahun 2003," ujar Wong.Kasus pencurian kendaraan -- kebanyakan motor -- juga naik 6 persen menjadi 612 kasus selama periode enam bulan pertama tahun 2004. Sementara kasus perampokan turun 24 persen menjadi 420 kasus.
(ita/)











































