Menurut pengakuan IAS selama satu tahun beroperasi ia dan bapaknya ini sudah mencuri 26 buah laptop.
“Orang tua yang satu ini jangan sampai ditiru, bukannya mengajarkan yang baik-baik kepada anaknya, malah mengajak sebagai kaki-tangan dalam mencuri. Anaknya tertangkap sedangkan ED melarikan diri,” terang Wakapolresta Depok AKB Pol AM Kamal di Mapolresta Depok, Jalan Margonda Raya, sektor III, dalam keterangan pers, Jumat, (20/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Menurut pengakuan tersangka sudah 26 laptop mereka curi. Yang lain dia lupa,” ujar AM Kamal.
Sementara itu menurut Kapolsek Beji Kompol Ngadi, IAS ditertangkap oleh Mardiyah pemilik rumah kos Wisma Gardenia RT4/7, Pondok Cina, Beji, Kota Depok. IAS tertangkap pada 5 Desember 2011 lalu, saat sedang beraksi di kamar kos Ignatia Oktavia Simorangkir, mahasiswa Universitas Gunadarma.
“Dihari itu Okta tidak ada di kamarnya, sedangkan kamarnya tidak dikunci. Pemilik kos melihat ada orang yang tidak dikenalnya keluar dari kamar dengan memanggul sebuah tas ransel. Ketika ditegur, pelaku berkelit dengan mengatakan bahwa dia baru dari kamar temannya. Tapi, ketika ditanya temannya itu siapa namanya, dia nggak tahu,” tutur Ngadi meniru cerita saksi pelapor Mardiyah.
Melihat gelagat IAS yang mencurigakan dengan membawa ransel, Mardiyah dengan memanggil seorang lelaki tukang ojek yang sedang lewat mereka menggeledah tas yang dibawa pelaku.
“Semula, pelaku mengaku itu laptop miliknya, tapi ketika diteliti di badan laptop tersebut malah tertulis nama Oktavia Simorangkir, sehingga dia nggak bisa berkelit lagi kalau dia mencuri,” lanjut Ngadi.
Siang itu juga, IAS dilaporkan dan diserahkan ke Polsek Beji. Akibat perbuatannya itu IAS dijerat dengan Pasal 362 KUHP. Namun, Polisi masih punya 'pekerjaan rumah' dengan kasus ini, kerena ED, ayah IAS, yang merupakan otak pencurian masih DPO.
ED sendiri yang beralamat di Kota Bogor tidak ikut ketika IAS beraksi. ED hanya mengantar dan menunjukkan target tempat kos yang sedang sepi kemudian dia pergi menunggu di suatu tempat.
(her/her)










































